Singkawang, 19 November 2025 — Dalam upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini, SMP Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang kembali menghadirkan program Businesstainment sebagai kegiatan tahunan yang mengintegrasikan pembelajaran, kreativitas, dan pengalaman nyata bagi siswa. Perkembangan dunia pendidikan menuntut sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya
informatif, tetapi juga kreatif, relevan, dan menyenangkan bagi peserta didik. Di era digital saat ini, kemampuan berwirausaha, berpikir kreatif, serta berkomunikasi menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki murid sejak dini. Salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang mulai banyak diterapkan di berbagai sekolah adalah businesstainment.
Businesstainment merupakan konsep kegiatan yang menggabungkan unsur bisnis dengan hiburan sehingga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Melalui pendekatan ini, murid tidak hanya belajar teori kewirausahaan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses perencanaan, produksi, pemasaran, hingga penyajian produk dalam suasana yang menarik. Artikel ini membahas pengertian, tujuan, manfaat, bentuk kegiatan, serta efektivitas businesstainment dalam dunia pendidikan.
Istilah businesstainment berasal dari penggabungan dua kata, yaitu business (bisnis) dan entertainment (hiburan). Dalam konteks pendidikan, businesstainment merujuk pada model kegiatan yang memadukan aktivitas wirausaha dengan konsep hiburan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, interaktif, dan menyenangkan. Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan minat murid dalam dunia bisnis tanpa memberikan tekanan seperti dalam pembelajaran formal.

Businesstainment tidak hanya mengajarkan cara membuat atau menjual produk, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, serta keterampilan memecahkan masalah melalui kegiatan-kegiatan yang dirancang menarik dan penuh pengalaman langsung (experiential learning).
Businesstainment memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini dengan mengenalkan murid pada proses bisnis secara langsung.
- Melatih Kreativitas dan inovasi terutama dalam memproduksi dan mempromosikan suatu produk.
- Membangun kepercayaan diri murid dalam menyampaikan ide, mempresentasikan produk, dan berinteraksi dengan pelanggan.
- Mengembangkan kemampuan kolaboratif, karena sebagian besar kegiatan businesstainment dilakukan secara kelompok.
- Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, sehingga murid terlibat aktiftanpa merasa terbebani.
- Menguatkan nilai-nilai karakter, seperti kerja keras, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Bapak Asmadi, S.Pd., M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, menyampaikan kesan mendalam terhadap kunjungan ini:
“Saya mengapresiasi kegiatan Businesstainment yang diselenggarakan dengan kreatif dan
inspiratif. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan produk siswa, tetapi juga melatih
keberanian, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kerja sama. Konsep pembelajaran
ini selaras dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila dan keterampilan abad ke-21.”
Pelaksanaan kegiatan businesstainment di sekolah memberikan berbagai manfaat nyata bagi peserta didik. Kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis karena murid dituntut untuk menghasilkan ide produk yang unik, menarik, dan bernilai jual. Selain itu, aktivitas ini juga membangun keterampilan komunikasi dan promosi melalui penyusunan skrip, kegiatan live selling, hingga pelayanan langsung kepada pelanggan. Dalam prosesnya, murid turut mengembangkan kemampuan manajemen sederhana, seperti mengatur modal, menghitung harga jual, membuat laporan, serta membagi tugas secara efektif. Pembelajaran berbasis praktik ini membuat murid lebih mudah memahami konsep bisnis dibandingkan hanya melalui teori di kelas. Tidak hanya itu, kerja sama dan kekompakan tim juga semakin terasah karena setiap anggota kelompok memiliki peran penting dalam mencapai target penjualan. Kegiatan businesstainment turut meningkatkan literasi digital murid, sebab sebagian promosi dilakukan melalui poster digital, video, maupun media sosial sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan keterampilan abad 21 yang sangat bermanfaat untuk bekal masa depan mereka.
Beberapa aktivitas yang biasa dilakukan dalam kegiatan businesstainment
meliputi:
- Market Day / Bazaar Sekolah
Murid membuka stan penjualan dan mempromosikan produk mereka dengan
desain booth menarik. - Pentas Hiburan
Murid menampilkan musik tarian atau drama singkat yang menarik dan menghibur - Live Selling
Murid melakukan sesi jual-beli secara langsung di panggung. - Demo Produk Kreatif
Murid memperagakan cara membuat atau menggunakan produk secara atraktif.

Mengapa Businesstainment Efektif untuk Pembelajaran Modern?
Businesstainment dianggap sangat relevan dalam pendidikan masa kini karena mampu menghadirkan pembelajaran aktif (active learning) yang membuat murid tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mengalami langsung proses belajar. Kegiatan ini selaras dengan Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila karena menekankan kreativitas, kolaborasi, kemandirian, serta pengembangan karakter. Selain itu, businesstainment juga menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan berkat adanya unsur hiburan sehingga meningkatkan antusiasme belajar murid dan mengurangi kejenuhan di kelas. Kompetensi abad ke-21 pun dapat berkembang, seperti kemampuan berkomunikasi, kreativitas, literasi teknologi, dan pemecahan masalah. Tidak hanya berhenti pada konsep, kegiatan ini memberikan dampak nyata karena murid dapat melihat langsung hasil jerih payah mereka, baik dari produk yang dihasilkan maupun interaksi dengan pembeli sebagai bagian dari pengalaman berwirausaha.
Galeri Businesstainment SMP Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang :



Dengan manfaat yang begitu besar, businesstainment menjadi salah satu model kegiatan yang sangat layak diterapkan dalam lingkungan sekolah sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang relevan, inspiratif, dan berdampak nyata bagi masa depan murid.