SMP

Sambutan Kepala Sekolah

Selamat datang di Sekolah Menengah Pertama Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang. Kami sangat bangga mendapatkan perhatian dan kepercayaan dari Bapak-Ibu sekalian.

Memiliki anak yang cerdas dan berperilaku baik bukan hanya idaman Bapak dan Ibu saja tetapi juga menjadi harapan kami. Putra-Putri kita telah mamasuki era digitalisasi, dunia tanpa batas, dunia instan yang berdampak kepada perkembangan mental, spiritual dan pola pikir mereka. Dampak positif dan negative dari perkembangan teknologi harus kita antisipasi bersama. Melalui kurikulum, metode pengajaran, serta pembiasaan Budaya Humanis yang disesuaikan dengan potensi putra dan putri Bapak/Ibu kami yakin Sekolah Menengah Pertama Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang dapat menghasilkan siswa yang berpikiran maju, inklusif dan memiliki perilaku baik yang sangat dibutuhkan masyarakat  saat ini.

Belajar dalam suasana menyenangkan, lingkungan yang aman, nyaman, bersih, indah dan teratur akan membuat sekolah menjadi dunia baru yang penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan bagi para siswa. Dengan dukungan guru, sistem dan strategi belajar serta sarana dan prasarana berkualitas baik  yang kami miliki maka kebutuhan perkembangan fisik dan mental siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang dapat terpenuhi dengan baik.

Proses rekrutmen guru yang panjang dan ketat serta pola training yang komprehensif holistic dan sentralistik  telah dilalui oleh Bapak Ibu Guru, putra putri terbaik Singkawang yang akan mendidik putra putri Bapak dan Ibu sekalian untuk menjadi generesi muda yang memiliki Budaya Humanis yang unggul.

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah  mengirimkan  putra putrinya untuk bergabung menjadi anggota keluarga besar Sekolah Menengah Pertama Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang.

JENJANG SMP

  • SMP Kelas VII
  • SMP Kelas VIII
  • SMP Kelas IX

KURIKULUM

Tujuan Pendidikan nasional sebagaimana telah dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Secara singkatnya, undang-undang tersebut berharap pendidikan dapat membuat peserta didk menjadi kompeten dalam bidangnya. Di mana kompeten tersebut, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang telah disampaikan di atas, harus mencakup kompetensi dalam ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagaimana dijelaskan dalam penjelasan pasal 35 undang-undang tersebut.

Sejalan dengan arahan undang-undang tersebut, telah pula ditetapkan visi pendidikan tahun 2025 yaitu menciptakan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. Cerdas yang dimaksud disini adalah cerdas komprehensif, yaitu cerdas spiritual dan cerdas sosial/emosional dalam ranah sikap, cerdas intelektual dalam ranah pengetahuan, serta cerdas kinestetis dalam ranah keterampilan.

Dengan demikian Kurikulum 2013 adalah dirancang dengan tujuan untuk mempersiapkan insan Indonesia supaya memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warganegara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan peradaban dunia. Kurikulum adalah instrumen pendidikan untuk dapat membawa insan Indonesia memiliki kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sehingga dapat menjadi pribadi dan warga negara yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif.

PENDIDIKAN BUDAYA HUMANIS

Pendidikan Budaya Humanis (Ren Wen) merupakan pembelajaran yang berdasarakan tiga nilai kehidupan yaitu rasa bersyukur, saling menghormati dan cinta kasih. Murid-murid juga belajar menerapkan kata-kata perenungan Master Cheng Yen dalam kehidupan sehari-hari. Kelas Ren Wen berfokus kepada edukasi terhadap murid-murid agar menjunjung tinggi rasa menghormati dan menghargai terhadap sesama dan lingkungan mereka.