Masa usia dini merupakan tahap pengembangan karakter dan interaksi sosial. Di era modern saat ini, perayaan ulang tahun sering kali diidentikkan dengan pesta meriah, dekorasi megah, dan pertukaran materi. Padahal, bagi anak usia dini, esensi perayaan ulang tahun bukan terletak pada kemewahan, melainkan pada rasa dihargai, kebersamaan, dan rasa syukur. KB dan TK Cinta Kasih Tzu Chi Singkawang menerapkan pendekatan unik dan bermakna dalam merayakan ulang tahun peserta didiknya, yaitu dengan menekankan nilai kesederhanaan dan kebersamaan.
Setiap akhir bulan, sekolah menggelar tradisi perayaan bersama bagi seluruh anak yang berulang tahun pada bulan tersebut. Pendekatan ini dirancang untuk mengajarkan bahwa setiap anak memiliki kedudukan yang sama istimewanya. Sekolah menyediakan mini cake untuk setiap anak yang berulang tahun. Bentuk kue yang sederhana dan seragam ini memiliki makna filosofis yang mendalam yaitu dengan menanamkan nilai kesederhanaan, rasa syukur, dan kebersamaan sejak dini, anak-anak belajar tumbuh menjadi pribadi yang berempati, rendah hati, dan mampu memaknai kebahagiaan sejati.

Siswa yang berulang tahun duduk di depan kelas, menerima ucapan selamat dan doa dari guru serta kawan-kawan.
Prosesi perayaan dikemas secara hangat dan berfokus pada interaksi antar pribadi tanpa menghadirkan hiburan eksternal yang berlebihan. Anak-anak yang berulang tahun akan duduk di depan kelas dan diberikan ucapan tulus serta nyanyian lagu “Selamat Ulang Tahun” dari teman-teman dan guru.
Aktivitas berdoa bersama juga menyimpan pembelajaran penting bagi anak, yaitu rasa syukur atas bertambahnya usia, kesehatan, dan kasih sayang. Selain itu, mendidik anak agar saling mendoakan kebaikan bagi sesama teman serta membangun ikatan emosional (bonding) yang kuat antar siswa di dalam kelas.